Animal Crossing Maison Valentino : Format Fashion Masa Depan ?

Lagi-lagi, game Animal Crossing yang menarik perhatian banyak orang di masa pandemi COVID-19 ini. Game dari Nintendo yang baru dirilis di Maret 2020 ini, kerap menjadi alternatif untuk orang-orang bersosialisasi di tengah karantina. Game ini juga terus mendapat sorotan oleh komunitas fashion, karena fitur untuk mendesain baju sendiri, yang dianggap sebagai platform untuk orang dapat mengekspresikan diri sepenuhnya.

source: Nintendo

Pengekspresian diri, adalah salah satu esensi utama dalam fashion. Proses desain adalah platform untuk desainer mengekspresikan diri mereka, sedangkan para konsumen mengekspresikan diri dengan menggunakan baju yang sesuai dengan selera mereka, baju yang mereka rasa nyaman, atau singkatnya, ‘yang gue banget’. Animal Crossing menyimpan esensi ini di dalam game mereka, menjadikan game itu sebagai alternatif terbaik untuk orang berekspresi di rumah mereka masing-masing.

Maison Valentino, sebuah brand asal Italia, menyadari akan hal ini dan menggaet akun Instagram @animalcrossingfashionarchieve dalam merilis koleksi Spring/Summer 20 dan Pre-Fall 20 mereka untuk digunakan di game Animal Crossing secara gratis. Akun @animalcrossingfashionarchive, yang awalnya hanyalah sebuah komunitas kecil dimulai oleh Kara Chung, seorang visual artist asal Hong Kong yang ingin memamerkan outfit Animal Crossingnya kepada teman-temannya, sekarang menjadi sebuah komunitas fashion paling besar di game Animal Crossing.

Dengan esensi-esensi yang ada, akankah Animal Crossing menjadi salah satu pilihan utama bagi para penggemar fashion setelah karantina nanti? Atau hanya akan menjadi trend atau alternatif sementara, bagi para penggemar fashion yang sedang dirumah?