Sneaker, Streetwear, Masker

Top to Bottom, menjadi kode yang dipegang teguh oleh para pencinta fashion di seluruh dunia. Dimana outfit dan sneaker yang dipilih untuk digunakan setiap harinya wajib bersifat melengkapi satu sama lain menjadi sebuah Outfit of the Day (OOTD) yang baik. Namun sekarang, dengan adanya pandemi COVID-19, penggunaan masker menjadi hal yang penting dan berdasar kan anjuran pemerintah, masker diwajibkan untuk digunakan sehari-hari agar orang-orang dapat melindungi diri mereka dari Virus COVID-19 ini.

Kewajiban para pencinta fashion dalam membangun sebuah OOTD yang baik dengan ini tertambahkan satu variabel lagi, yaitu masker. Karena dengan adanya kewajiban untuk memakai masker, kenapa nggak sekalian dibikin fashionable?

Sneaker, Streetwear, dan Masker di masa pandemi ini menjadi sebuah kesatuan ‘trisula fashionista’ dalam memilih sebuah Outfit of the Day. Sebelumnya, saat sebuah brand mengeluarkan koleksi terbaru dimana didalamnya terdapat masker, masker menjadi salah satu hal yang kurang diperhatikan oleh orang-orang. Tapi sekarang, masker menjadi salah satu outlet para pecinta fashion untuk memamerkan outfit dan mengekspresikan diri mereka masing-masing.

Bukan hanya untuk para pencinta fashion, tapi juga untuk para designer. Proses desain masker sendiri juga dilihat sebagai peluang baru oleh para designer untuk mengekspresikan diri mereka sekaligus sebagai sebuah cara agar mereka dapat berkontribusi kepada masyarakat, dimana sebelumnya mereka menuangkan design mereka ke dalam sebuah clothing atau sneakers, sekarang bahasa desain itu juga masuk kedalam sebuah masker yang digunakan untuk melindungi orang dari virus COVID-19.

Walaupun begitu, tidak banyak yang bisa disimpulkan dari tingginya demand di masa pandemi ini. Pertanyaan yang lebih tepatnya, apakah tingginya demand masker ini akan hanya menjadi sebuah trend semata di tahun 2020, atau akan bertahan lama menjadi sebuah hal yang harus diperhatikan dari Outfit of the Day?